MEDAN, iNewsMedan.id- Aksi unjuk rasa Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara di pusat Kota Medan, Kamis (18/6), diwarnai momen tak biasa. Massa menghentikan iring-iringan kendaraan kepolisian, termasuk kendaraan milik Brimob dan meriam air, lalu meminta petugas membunyikan klakson sebagai simbol kemarahan terhadap pemerintah.
Aksi yang diikuti lebih dari 30 orang itu berlangsung di sejumlah titik di kawasan pusat kota. Berbeda dengan demonstrasi pada umumnya, massa AKBAR tidak menutup akses jalan. Mereka justru membuka ruang bagi pengendara untuk melintas dan mengajak masyarakat mengekspresikan kekecewaan melalui bunyi klakson.
Dari simpang Jalan Raden Saleh–Balai Kota, massa bergerak ke kawasan Kesawan hingga perempatan London Sumatra (Lonsum). Di lokasi itu, mereka membentangkan poster bertuliskan ajakan kepada pengendara untuk membunyikan klakson.
“Bunyikan klakson jika marah dengan pemerintah,” teriak orator melalui pengeras suara.
Ajakan itu mendapat respons dari sejumlah pengendara yang melintas. Suara klakson bersahut-sahutan terdengar di sepanjang jalur aksi. Beberapa pengendara bahkan memberikan acungan jempol kepada massa.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
