Sopiyah (65), nenek korban, tak kuasa menahan kesedihan saat melihat cucu yang dibesarkannya pulang dalam kondisi tak bernyawa. Ia menuturkan bahwa selama ini P tinggal bersamanya karena sang ibu sedang berjuang mengadu nasib sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Malaysia.
"Tadi malam ambulans yang antar ke rumah. Kawan-kawannya bilang dia tertembak di Kampung Kolam, Pajak Baru Belawan," ungkap Sopiyah dengan mata berkaca-kaca.
Kejadian ini menambah panjang daftar konflik antarkelompok di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Pihak keluarga yang tidak terima atas kematian P telah resmi melayangkan laporan pengaduan ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk diusut secara tuntas.
Kini, warga Pekan Labuhan dan pihak keluarga menaruh harapan besar pada aparat kepolisian. Mereka mendesak agar tim Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku penembakan guna memberikan keadilan bagi keluarga serta mencegah terjadinya aksi balas dendam yang dapat memperkeruh suasana di Belawan.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
