MEDAN, iNewsMedan.id- Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya angkat suara terkait mundurnya enam pejabat di lingkungan Pemprov Sumut, meski masa pemerintahannya belum berjalan setahun.
Menurut Bobby, pengunduran diri bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan jika memang berkaitan dengan capaian kerja yang dinilai tidak memuaskan. Ia menekankan bahwa jabatan harus diisi oleh orang-orang yang mampu menunjukkan hasil, bukan sekadar percaya diri tanpa kinerja.
“Kalau memang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, mundur itu pilihan yang lebih terhormat. Daripada merasa paling benar tapi tidak ada progres,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Minggu (15/2/2026).
Menanggapi spekulasi bahwa gelombang mundur tersebut dipicu oleh pola kepemimpinannya, Bobby menepis anggapan itu. Ia menegaskan setiap pejabat memiliki evaluasi kinerja yang menjadi dasar penilaian internal.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
