Safrida menambahkan ketersedian air bersih ini perlu segera dibenahi agar persoalan kesehatan warga bisa segera teratasi.
Sementara salah seorang perwakilan kantor direksi PT Rapala, Divai Pasaribu mengatakan persoalan keterbatasan air bersih ini juga menjadi perhatian pihaknya selain memberikan bantuan layanan kesehatan bagi warga.
"Kita telah menyalurkan bantuan air bersih berupa air kemasan satu kotak untuk tiap satu keluarga dalam setiap pelayanan kesehatan ke desa- desa yang kita datangi, selain itu sebelumnya kita juga telah menyalurkan air bersih melalui mobil tangki yang kita datangkan dari Kota Medan". kata Divai menambahkan.
PT Rapala sendiri juga terus berperan aktif membantu pemerintah daerah menyalurkan bantuan logistik dan layanan kesehatan dengan mendatangkan tim medis lengkap bagi warga korban terdampak banjir sejak Desember tahun 2025 lalu hingga kini sebagai bentuk kepedulian di wilayah Langkat hingga Aceh Tamiang.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
