MEDAN, iNewsMedan.id - Seringkali manusia menganggap remeh kesempatan hidup yang Allah berikan. Padahal, dalam timbangan akhirat, satu kali saja bertemu dengan bulan Ramadhan dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh, derajat bisa terangkat hingga melampaui mereka yang wafat sebagai syahid di jalan Allah.
Kisah luar biasa ini bermula dari penuturan Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu. Beliau menceritakan ada dua orang yang memeluk Islam secara bersamaan. Orang pertama sangat bersungguh-sungguh dalam jihad hingga akhirnya gugur sebagai syahid. Sementara orang kedua hidup setahun lebih lama sebelum akhirnya meninggal dunia secara wajar.
Dalam sebuah mimpi, para sahabat melihat pemandangan yang mengejutkan: orang yang meninggal belakangan justru masuk surga lebih dahulu daripada sang syahid. Saat kisah ini sampai ke telinga Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau pun memberikan penjelasan yang sangat mencerahkan:
“Bukankah dia hidup setahun lebih lama setelahnya? Bukankah ia mendapati Ramadhan lalu berpuasa? Bukankah ia telah mengerjakan sekian banyak sujud dalam setahun itu?” Para sahabat menjawab, "Benar." Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam kemudian bersabda: “Sungguh, perbedaan derajat keduanya lebih jauh daripada jarak antara langit dan bumi.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al-Albani).
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
