Awalnya Melerai Pertengkaran, Pria di Sibolga Malah Jadi Korban Penusukan
SIBOLGA, iNewsMedan.id - Polres Sibolga menangkap terduga pelaku penusukan yang menyebabkan seorang warga berinisial SL (32) meninggal dunia. Terduga pelaku berinisial AN (33) ditangkap sekitar enam jam setelah peristiwa terjadi.
Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Rabu (16/9/2026), sekitar pukul 13.00 WIB.
Kasus tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah informasi kejadian beredar luas. Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, peristiwa bermula ketika terjadi pertengkaran antara korban dan istri terduga pelaku. Seorang saksi sempat berupaya melerai pertengkaran tersebut. Situasi kemudian memanas hingga terduga pelaku datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.
Terduga pelaku lalu menusuk korban pada bagian leher. Korban mengalami luka serius dan pendarahan hebat.
“Kemudian warga membawa korban ke RS Metta Medika II Kota Sibolga untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Eddy Inganta, Kamis (17/9/2026).
Usai kejadian, terduga pelaku sempat melarikan diri. Polres Sibolga kemudian melakukan pencarian dan penyelidikan untuk menemukan keberadaannya.
Dalam waktu sekitar enam jam, tepatnya pukul 17.20 WIB, personel Polres Sibolga yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Rustam E. Silaban, berhasil mengamankan terduga pelaku AN di Kecamatan Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dalam penangkapan tersebut, turut serta Kasat Intelkam Polres Sibolga, AKP Suryantoni, S.H., bersama Kanit Tipikor, Ipda Seftian; KBO Satintelkam, Ipda Dian Damanik; Kanit Pidum, Aiptu Wahab Pasaribu, S.H.; beserta anggota.
Sebelumnya, personel Pamapta, SPKT, Satreskrim, dan Tim Inafis Polres Sibolga telah mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Penangkapan dalam waktu relatif singkat itu menjadi bagian dari langkah cepat Polres Sibolga dalam menangani perkara yang menyita perhatian publik.
Setelah diamankan, AN selanjutnya menjalani proses pemeriksaan untuk mendalami peran, motif, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polres Sibolga masih melakukan penyidikan dan pendalaman perkara.
“Status hukum terduga pelaku serta penerapan pasal akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh penyidik,” pungkasnya.
Editor: Jafar Sembiring