Terbongkar! Mahasiswa Farmasi di Medan Diduga Jadi Bandar Pod Getar, 488 Cartridge Disita
Penyidik mengungkap, MZ baru sekitar dua bulan menjalankan bisnis haram tersebut. Namun dalam kurun waktu singkat itu, ia diduga telah delapan kali melakukan transaksi. Polisi juga menemukan fakta bahwa sebagian pembelinya berasal dari kalangan mahasiswa.
Menurut Rafli, pihaknya kini memburu seorang rekan pelaku yang diduga memiliki peran serupa dan keberadaannya telah terdeteksi di Aceh. Polisi juga menduga pasokan pod getar tersebut berasal dari jaringan yang memasukkan barang dari Malaysia.
"Pelaku baru dua bulan menjalankan bisnis haram ini, tapi sudah delapan kali bertransaksi. Saat ini kami sedang mengejar teman pelaku yang juga memiliki peran yang sama dengan pelaku, yang keberadaannya kami deteksi berada di Aceh. Namun, untuk asal muasal narkoba, kami duga dipasok dari Malaysia," katanya.
Satresnarkoba Polrestabes Medan masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap seluruh mata rantai peredaran pod getar tersebut, termasuk pemasok dan jaringan yang diduga beroperasi lintas provinsi hingga luar negeri.
Editor : Ismail