Penumpang KA Srilelawangsa Melonjak, Tembus 1,77 Juta Pelanggan
MEDAN, iNewsMedan.id - PT Railink (KAI Bandara) mencatatkan kinerja positif pada layanan KA Srilelawangsa selama periode Januari hingga Mei 2026.
Total pelanggan yang menggunakan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu dan Medan–Binjai mencapai 1.775.762 penumpang.
Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatatkan 1.736.958 penumpang, atau tumbuh sebesar 2,23%.
Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau sebagai pilihan mobilitas sehari-hari di wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan data operasional, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu (MDN–KNM) melayani 664.833 penumpang selama Januari hingga Mei 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 652.799 penumpang.
Sementara itu, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai (MDN–KBG) mencatatkan 1.110.929 penumpang, naik dari 1.084.159 penumpang pada periode Januari–Mei 2025.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang terus menjadikan KA Srilelawangsa sebagai moda transportasi pilihan di Sumatera Utara.
"Peningkatan jumlah pelanggan KA Srilelawangsa merupakan bukti bahwa masyarakat semakin merasakan manfaat transportasi kereta api yang efisien, nyaman, dan tepat waktu. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan serta menghadirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan," ujar Porwanto, Kamis (11/6/2026).
Porwanto menegaskan bahwa KAI Bandara akan terus berupaya meningkatkan layanan di Sumatera Utara, termasuk menjaga keandalan operasional, meningkatkan kualitas pelayanan di stasiun maupun di atas kereta, serta memperkuat integrasi layanan transportasi.
KAI Bandara optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, ramah lingkungan, dan bebas kemacetan.
Dalam kesempatan tersebut, KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Perusahaan telah menyediakan layanan lost and found bagi penumpang yang kehilangan atau menemukan barang tertinggal.
Selain itu, penumpang diimbau untuk tiba di bandara lebih awal, yakni 3 jam sebelum jadwal keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.
Editor : Jafar Sembiring