Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : UMKM Sumatera Utara Tampil di KKI 2026, Bawa Produk Lokal Menembus Pasar Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Mahalnya Biaya Kemasan Jadi Hambatan UMKM Medan Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 04 Juni 2026 | 17:54 WIB
  • author Jafar Sembiring
Mahalnya Biaya Kemasan Jadi Hambatan UMKM Medan Tembus Pasar Ekspor
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Kemenkeu Sumut di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (4/6/2026). Foto: Dok. Pemko Medan

MEDAN, iNewsMedan.id - Komitmen untuk membangun ekonomi Kota Medan yang lebih kuat dan berdaya saing menjadi pembahasan utama dalam audiensi jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sumatera Utara dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Kamis (4/6/2026).

Selain membahas penguatan ekonomi, pertemuan ini juga menyoroti penguatan pengawasan cukai, pengembangan kawasan Belawan, serta dorongan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor.

Dalam audiensi tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa Medan harus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri. Medan diharapkan tidak hanya menerima produk dari luar daerah, tetapi juga mampu menghasilkan dan mengirimkan produk ke berbagai pasar global.

Namun, Rico mengakui masih ada tantangan besar yang dihadapi oleh para pelaku UMKM di Medan, terutama pada aspek pengemasan produk (packaging). Biaya kemasan yang relatif tinggi dinilai sering menjadi batu sandungan dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

"Kita punya banyak produk unggulan seperti rengginang, sumpia, hingga teri Medan dengan kualitas yang sangat baik. Namun, pelaku UMKM sering terkendala pada kemasan karena biayanya cukup tinggi. Ini perlu kita carikan solusi bersama agar produk lokal bisa tampil lebih menarik dan bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Rico.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut