Mahalnya Biaya Kemasan Jadi Hambatan UMKM Medan Tembus Pasar Ekspor
Selain sektor UMKM, Rico juga menyoroti percepatan pembangunan kawasan Belawan yang memiliki potensi ekonomi besar. Ia menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur, khususnya akses jalan, untuk mendorong investasi, memperlancar distribusi barang, dan membuka lapangan kerja baru.
Untuk mewujudkan target tersebut, Rico menekankan pentingnya membangun ekosistem perdagangan yang sehat, pengawasan yang optimal, serta kolaborasi lintas instansi.
"Kota Medan memiliki posisi strategis sebagai hub UMKM di Sumatera Utara. Karena itu, Medan harus mampu menyiapkan produk yang dibutuhkan pasar luar daerah maupun luar negeri guna meningkatkan ekspor dan memperkuat perekonomian daerah," tambahnya.
Merespons hal tersebut, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mendukung pembangunan ekonomi.
Rudy menjelaskan bahwa selain mengembangkan Belawan sebagai kawasan pelabuhan dan industri yang kompetitif, Kemenkeu juga memiliki berbagai program pemberdayaan UMKM, termasuk mendampingi produk lokal hingga berhasil menembus pasar ekspor.
Ia menyetujui bahwa posisi strategis Medan sebagai hub UMKM di Sumatera Utara membutuhkan kolaborasi yang konkret. Fokus utama ke depan adalah meningkatkan kualitas produk serta mengatasi kendala biaya kemasan yang selama ini menjadi tantangan utama bagi produk unggulan daerah.
Editor : Jafar Sembiring