Rakernas ke-20 PSBI Bahas Masa Depan Danau Toba
JAKARTA, iNewsMedan.id - Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-20 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan akbar ini dihadiri oleh perwakilan dari 156 wilayah PSBI di seluruh dunia, mencakup wilayah dari Sabang hingga Merauke serta perwakilan internasional yang berpusat di California, Amerika Serikat.
Hadir dalam forum tersebut Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, beserta sejumlah bupati. Acara ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi serta penyampaian aspirasi strategis terkait pembangunan kawasan Danau Toba, pelestarian budaya Batak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi MS Simbolon, menekankan bahwa budaya Batak merupakan warisan leluhur yang menjadi jati diri sekaligus kekuatan dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kami hidup dan dibesarkan sampai sekarang ini tidak terlepas dari DNA orang Batak, yaitu budaya. Karena di dalam budaya itulah ada seni yang beragam," ungkap Effendi. Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk mendukung keberadaan sanggar kesenian di setiap desa sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Effendi juga menyoroti ironi di Kabupaten Samosir. Sebagai daerah yang dikelilingi perairan Danau Toba, Samosir justru masih menghadapi kendala ketersediaan air bersih dan irigasi. Ia mendesak agar persoalan ini menjadi prioritas pembangunan.
Selain itu, PSBI secara tegas menyoroti pencemaran lingkungan di Danau Toba akibat operasional perusahaan budidaya ikan, Aqua Farm. PSBI mendesak perusahaan tersebut untuk bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah guna menjaga ekosistem kawasan wisata unggulan tersebut.
Editor : Jafar Sembiring