Jajanan Pasar Kini Nongkrong di Mal, Anak Muda Medan Mulai Kepincut Kue Tradisional
MEDAN, iNewsMedan.id- Aroma jahe hangat dan deretan kue tradisional kini tak lagi identik dengan pasar pagi. Di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan modern Kota Medan, jajanan Nusantara justru mulai menemukan ruang baru dan menarik perhatian generasi muda.
Fenomena itu terlihat dari hadirnya gerai kuliner tradisional GuloJowo di Sun Plaza Medan, Minggu (24/5/2026). Berada di lantai LG, tempat ini menghadirkan suasana berbeda di tengah deretan tenant modern: rak rotan berisi kue basah, ornamen budaya Jawa, hingga aroma khas gula jawa dan jahe yang langsung terasa saat pengunjung masuk.
Konsep yang diusung bukan sekadar menjual makanan tradisional, tetapi menghadirkan pengalaman nostalgia dalam kemasan yang lebih modern. Klepon, serabi solo, aneka gorengan, hingga kudapan khas Nusantara disajikan dengan tampilan yang lebih rapi dan premium tanpa meninggalkan cita rasa lamanya.
“Orang-orang sekarang sudah jarang ke pasar, apalagi anak muda. Jadi kami ingin kue tradisional ini tetap bisa dinikmati semua kalangan di tempat yang lebih modern,” ujar Lilis, manajer toko GuloJowo saat grand opening.
Di tengah gempuran dessert kekinian dan kopi modern, keberadaan jajanan pasar justru mulai kembali dilirik. Tidak sedikit pengunjung muda yang tampak penasaran mencoba kudapan yang sebelumnya lebih akrab dengan generasi orang tua mereka.
Nama GuloJowo sendiri diambil dari gula jawa yang menjadi salah satu bahan utama berbagai produknya. Meski menghadirkan aneka jajanan Nusantara, cita rasa khas Jawa menjadi identitas yang paling kuat.
Sekitar 75 jenis kue tersedia setiap hari. Mulai dari makanan manis, gurih, hingga camilan klasik yang selama ini identik dengan suasana pasar tradisional.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah “Gulo Jahe”, gula jawa padat bercampur jahe yang bisa diseduh menjadi minuman hangat atau dimakan langsung. Produk ini disebut menjadi salah satu menu khas yang masih jarang ditemukan di Medan.
Editor : Ismail