get app
inews
Aa Text
Read Next : Kenali Sisi Keren Perbankan Syariah, Gen Z Wajib Tahu Sistem Halal dan Haram

Gak Kuno Lagi, Tren Makan Pake Sambal Kini Jadi Gaya Hidup Baru Anak Muda

Selasa, 09 Juni 2026 | 14:07 WIB
header img
Pendiri Sambal Bu Rudy, Lanny Siswadi, saat memperkenalkan menu kolaborasi bersama The People's Cafe di Sun Plaza Medan, Selasa (9/6/2026). Foto: Ismail/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id – Di tengah tren makanan Korea, Jepang, hingga berbagai kuliner viral yang silih berganti memenuhi media sosial, ada satu cita rasa yang tetap sulit tergantikan di lidah orang Indonesia: sambal.

Bagi banyak orang, sambal bukan sekadar pelengkap makanan. Kehadirannya sudah menjadi bagian dari kebiasaan makan sehari-hari. Bahkan tak sedikit yang menganggap makan terasa kurang lengkap tanpa sensasi pedas yang khas.

Fenomena itu pula yang kini mendorong semakin banyak pelaku industri kuliner menghadirkan kembali makanan-makanan Nusantara dengan kemasan yang lebih dekat dengan gaya hidup generasi muda.

Di Medan, tren tersebut terlihat melalui kolaborasi antara The People's Cafe dan Sambal Bu Rudy yang menghadirkan sejumlah menu khas Nusantara dengan sentuhan cita rasa yang selama ini identik dengan Surabaya.

Assistant Manager The People's Cafe, Samuel Jozephus, mengatakan kolaborasi tersebut berangkat dari kebiasaan sederhana masyarakat Indonesia yang sangat dekat dengan sambal.

"Kalau melihat kebiasaan masyarakat Indonesia, banyak yang merasa makan belum lengkap tanpa sambal. Dari situ muncul ide untuk menghadirkan perpaduan rasa yang tetap akrab di lidah, tetapi memberikan pengalaman yang berbeda," ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.

Melalui kolaborasi itu, sejumlah menu seperti Nasi Cumi Hitam, Nasi Lidah Serundeng, dan Sate Kelapa dipadukan dengan sambal khas Bu Rudy. Menurut Samuel, proses pengembangannya tidak dilakukan secara instan karena kedua pihak ingin menjaga karakter masing-masing rasa agar tetap terasa.

"Tantangannya justru bagaimana membuat dua karakter yang sama-sama kuat ini bisa saling melengkapi, bukan saling mendominasi," katanya.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut