Pasca Tragedi KA Bekasi, AHY Instruksikan Penanganan Korban Secara Maksimal
Proses evakuasi yang berlangsung cepat pada malam kejadian menjadi faktor krusial dalam penyelamatan korban. Sebanyak 163 ambulans dikerahkan secara serentak untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Menko AHY mengapresiasi sinergi seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kota Bekasi, tenaga medis, PT KAI, Basarnas, TNI, Polri, serta dukungan Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan.
“Saat ini ingin memastikan bahwa semua korban tentunya bisa menjalani di perawatan medis yang baik dan bisa segera pulih setelah ditangani dan bisa beraktivitas seperti sediakala,” kata Menko AHY.
Selain memastikan penanganan korban, pemerintah juga tengah fokus pada langkah evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa.
Menko AHY menyampaikan bahwa investigasi akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) secara transparan dan komprehensif, mencakup berbagai aspek, termasuk sistem persinyalan dan operasional.
Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan pada titik-titik perlintasan sebidang yang masih memiliki tingkat risiko tinggi.
Menurutnya, solusi jangka panjang seperti pembangunan flyover dan underpass perlu dipercepat, disertai peningkatan sistem pengamanan berbasis teknologi.
“Selebihnya kita ingin memastikan juga hadir solusi infrastruktur, misalnya ketika ada lintasan-lintasan sebidang yang memang sangat padat di sejumlah kota, itu perlu kita bangun flyover atau underpass,” jelasnya.
Editor : Jafar Sembiring