Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lima Tahun, 238 Sapi Mati Tertemper Kereta Api di Sumut
Advertisement . Scroll to see content

Pasca Tragedi KA Bekasi, AHY Instruksikan Penanganan Korban Secara Maksimal

Rabu, 29 April 2026 | 15:34 WIB
  • author Jafar Sembiring
Pasca Tragedi KA Bekasi, AHY Instruksikan Penanganan Korban Secara Maksimal
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau korban kecelakaan kereta api yang sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Foto: Istimewa

Menanggapi tingginya jumlah korban perempuan dalam insiden tersebut, Menko AHY menyatakan bahwa hal itu menjadi bagian dari evaluasi, namun menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang, tanpa terkecuali, harus menjadi fokus utama.

Menko AHY juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan perlintasan kereta, guna mencegah potensi kecelakaan yang dapat berdampak luas, tidak hanya pada keselamatan jiwa tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mengawal proses penanganan korban, pemulihan layanan, serta tindak lanjut kebijakan strategis demi memastikan sistem transportasi yang lebih aman dan andal di masa depan.

Menko AHY meninjau insiden KA bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono; Direktur Sarana Prasarana KAI, Heru Kuswanto; Direktur Portofolio Management KAI, I Gede Darmayusa; Kepala Daerah Operasi 1 KAI, Wahyu Cahyono; Kepala Stasiun Bekasi Timur, Wiseno.

Menko AHY juga didampingi oleh Sekretaris Kemenko Infra Ayodhia GL Kalake, Deputi Bidang koordinasi Konektivitas, Odo R.M Manuhutu; Staf Khusus Menteri, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, Irjen Pol Arif Rahman, dan Merry Riana, serta jajaran Tenaga Ahli Menteri.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut