Tak Lagi Jual Biji Mentah, Petani Dairi Kini Dibimbing Raup Cuan dari Hilirisasi Kopi
Menurutnya, para petani dipilih berdasarkan komitmen yang telah ditunjukkan selama mengikuti program sebelumnya. Melalui pendampingan bersama Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah desa, kelompok tani, dan mitra ahli, para petani mendapat pelatihan intensif terkait budidaya kopi, kakao, dan durian, termasuk pengendalian hama.
Tak hanya pelatihan, dukungan sarana produksi seperti pupuk khusus dan vitamin tanaman juga diberikan untuk mendongkrak hasil panen dan kualitas komoditas. Program ini mengusung skema pengembangan dari hulu ke hilir.
Pada sektor hulu, petani didorong menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) guna meningkatkan produktivitas dan mutu hasil panen. Sementara di sektor hilir, fokus diarahkan pada penguatan proses pascapanen dan pengembangan produk turunan agar komoditas tidak lagi dijual dalam bentuk mentah.
Selain itu, diversifikasi komoditas juga didorong agar petani tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan, sehingga lebih tahan terhadap gejolak harga pasar.
Editor : Ismail