get app
inews
Aa Text
Read Next : Dandhy Laksono Bedah Buku 'Reset Indonesia' dan Isu Krisis Iklim di Medan

Cegah Bencana Berulang, Akademisi USU Dorong Penetapan Zona Merah di Batang Toru

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:39 WIB
header img
Aktivis lingkungan dan akademisi menghadiri diskusi tematik yang digelar Forum Kehutanan Daerah Sumatera Utara (FKD Sumut) di Medan, Rabu (25/2/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Kerentanan Ekosistem Batang Toru kembali menjadi sorotan tajam. Para aktivis lingkungan dan akademisi mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merevisi tata ruang berbasis mitigasi bencana guna memutus siklus kerusakan ekologis yang terus berulang di kawasan kaya keanekaragaman hayati tersebut.

Dalam diskusi tematik yang digelar Forum Kehutanan Daerah Sumatera Utara (FKD Sumut) di Medan, Rabu (25/2/2026), terungkap bahwa tanpa pengaturan zona yang tegas, bencana besar yang melanda pada akhir 2025 lalu berpotensi kembali terjadi.

Direktur Green Justice Indonesia, Panut Hadisiswoyo, menekankan pentingnya penetapan Batang Toru sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN). Menurutnya, langkah ini krusial agar terjadi sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

"Batang Toru harus menjadi perhatian utama dalam RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Kita butuh fondasi perlindungan jangka panjang yang mengintegrasikan aspek ekologi dan mitigasi bencana," ujar Panut.

Ia membantah anggapan bahwa KSN hanya untuk wilayah lintas provinsi. Baginya, nilai keanekaragaman hayati dan daya dukung lingkungan Batang Toru sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kriteria nasional.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut