get app
inews
Aa Text
Read Next : Bersenjata Senapan Angin, Tiga Pria di Deli Serdang Aniaya Warga Saat Pasang Spanduk HUT RI

Pengakuan Mengejutkan Selebgram Aprillya Nabilla: Dipukuli hingga Biru-Biru dan Hidup dalam Teror

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:14 WIB
header img
Selebgram Aprillya Nabilla diduga dipukuli hingga babak belur oleh sosok misterius. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNewsMedan.id – Selebgram Aprillya Nabilla mengungkap dugaan kekerasan fisik dan ancaman pembunuhan yang dialaminya. Pengakuan itu disampaikan langsung melalui unggahan di media sosial dan langsung menyedot perhatian publik.

Perempuan yang akrab disapa Baebi itu memperlihatkan kondisi tubuhnya yang dipenuhi luka lebam. Dalam sejumlah unggahan Instagram Story, tampak memar kebiruan di beberapa bagian tubuh, mata lebam, serta bibir yang terlihat pecah. Aprillya menduga kekerasan tersebut dilakukan oleh seseorang yang hingga kini belum diungkap identitasnya.

Unggahan tersebut dengan cepat viral. Pasalnya, selain memperlihatkan luka, Baebi juga menuliskan pesan bernada darurat yang seolah menjadi isyarat meminta pertolongan kepada publik.

Dalam keterangannya, Aprillya mengaku telah mengamankan sejumlah bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut. Bukti-bukti itu, kata dia, disimpan sebagai langkah antisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap dirinya.

Kekhawatiran warganet semakin meningkat setelah Baebi menyampaikan pesan serius. Ia meminta publik mencurigai pihak tertentu apabila suatu saat akun media sosialnya menghilang atau dirinya mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

Tak hanya kekerasan fisik, Aprillya juga mengaku mengalami tekanan psikologis berat. Ia menyebut hidup dalam rasa takut, merasa terus diawasi, dan tidak pernah merasa aman, baik di rumah maupun di luar.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut