Bawa Bukti ke Kejatisu, Mahasiswa Tuntut Kepala LLDikti Sumut Diperiksa Soal Dana KIP
MEDAN, iNewsMedan.id - Guyuran hujan deras di Kota Medan tidak menyurutkan semangat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (Guntur). Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada Kamis (8/1/2026) sore, menuntut pengusutan tuntas dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Massa aksi mendesak Kejatisu segera menangkap dan memeriksa Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. SAM, atas dugaan penyelewengan dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu tersebut.
Dalam orasinya di atas mobil pikap, para mahasiswa menegaskan bahwa dana KIP adalah hak mutlak mahasiswa dari keluarga miskin untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi. Mereka menilai dugaan korupsi ini sebagai kejahatan serius yang merampas masa depan generasi muda.
"Kami datang ke Kejatisu bukan membawa opini, tetapi membawa bukti. Dana KIP ini adalah hak mahasiswa miskin, bukan untuk diperkaya oleh pejabat," teriak Fahrozi satu orator di bawah guyuran hujan.
Mahasiswa juga menyoroti dampak nyata dari dugaan praktik ini, mulai dari keterlambatan pencairan dana hingga ancaman putus kuliah bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.
Editor : Jafar Sembiring