Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nasib Malang Pasutri Lansia di Medan: Sakit-sakitan, Rumah Dikuasai, Malah Dipolisikan
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Kriminalisasi, Praktisi Hukum Minta Kapolri Tindak Tegas Kompol Dedi Kurniawan

Minggu, 17 Agustus 2025 | 12:58 WIB
  • author Jafar Sembiring
Dugaan Kriminalisasi, Praktisi Hukum Minta Kapolri Tindak Tegas Kompol Dedi Kurniawan
Praktisi hukum, Roni Prima. Foto: Istimewa

Gelombang Protes dan Tuntutan Pemecatan

Desakan agar Kompol DK dinonaktifkan tidak hanya datang dari kalangan advokat. Roni menuntut Kapolri dan Kapolda Sumut untuk mengambil langkah tegas, merujuk pada kasus mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

"Nonaktifkan Kompol DK dulu. Kalau Irjen Ferdy Sambo saja bisa dinonaktifkan, apa yang membuat Kompol DK seolah kebal? Atau jangan-jangan memang ada yang takut pada DK?" sindirnya.

Gelombang protes masyarakat Tanjungbalai pun kian menguat. Pada Jumat, 25 Juli 2025, ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sumut dengan satu tuntutan utama: pecat Kompol Dedi Kurniawan. Protes ini dipicu oleh penangkapan Rahmadi pada Maret 2025 atas tuduhan kepemilikan 10 gram sabu-sabu, yang dibantah keras oleh Rahmadi di persidangan.

Bantahan Kompol DK dan Harapan Keadilan

Di sisi lain, Kompol Dedi Kurniawan telah membantah semua tudingan. Melalui pernyataan tertulis, ia mengklaim seluruh proses hukum terhadap Rahmadi telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut