Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Imajinasi ke Layar Lebar, Film Berikut Ini Siap Warnai Bioskop Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Perang Kota: Film Sejarah Sarat Emosi, Saat Perjuangan Tak Sekadar di Medan Tempur

Minggu, 04 Mei 2025 | 19:52 WIB
  • author Jafar Sembiring
Perang Kota: Film Sejarah Sarat Emosi, Saat Perjuangan Tak Sekadar di Medan Tempur
Ariel Tatum berperan sebagai Fatimah dalam film "Perang Kota". Foto: Istimewa

Produksi Berkelas dari Kolaborasi Internasional

Dibintangi oleh Chicco Jerikho, Ariel Tatum, Jerome Kurnia, Rukman Rosadi, Imelda Therinne, Faiz Vishal, Anggun Priambodo, dan lainnya, "Perang Kota" merupakan proyek ko-produksi antara Indonesia, Singapura, Belanda, Prancis, Norwegia, Filipina, dan Kamboja.

Film ini diproduksi oleh Cinesurya, Starvision, dan Kaninga Pictures, bersama rumah produksi internasional seperti Giraffe Pictures, Volya Films, Shasha & Co. Production, DuoFilm AS, Epicmedia, Qun Films, dan Kongchak Pictures.

Diproduseri oleh Chand Parwez Servia, Fauzan Zidni, Tutut Kolopaking, Rama Adi, dan Willawati (produser eksekutif), film ini turut melibatkan produser internasional ternama seperti Anthony Chen, Tan Si En, Denis Vaslin, Fleur Knopperts, hingga Bianca Balbuena.

Menggunakan format audio Dolby Atmos, film ini menawarkan pengalaman sinematik yang mendalam. Tata suara ditangani oleh Vincent Villa dari Prancis, sementara foley dikerjakan oleh studio Yellow Cab di Paris, yang juga terlibat dalam film pemenang Oscar seperti "Emilia Perez" dan "Fight Club".

“Ko-produksi dengan rumah produksi dan kru internasional menambah nilai produksi film ini. Selain visualisasi Jakarta 1946 yang makin hidup lewat VFX, kolaborasi ini juga menjadi pertukaran pengetahuan antar kru film,” ungkap produser Rama Adi.

Visi dan Komitmen Produksi

Starvision berkomitmen mendukung karya bertema eksploratif dan jarang diangkat oleh sineas Indonesia.

“Mouly Surya menawarkan kemungkinan baru dalam sinema Indonesia lewat film ini,” kata Chand Parwez Servia.

Sementara itu, Willawati dari Kaninga Pictures menyatakan bahwa film "Perang Kota" memiliki visi kuat dan kompleksitas cerita yang dicari oleh pihaknya.

"Sebuah kehormatan bisa kembali bekerja sama dengan Cinesurya," jelasnya.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut