Sumber itu mengatakan, sebagian besar korban dibawa ke rumah sakit militer terdekat di Port Harcourt.
“Ini bukan pertama kalinya gereja mengadakan program ini, tapi massa sejak kemarin (Jumat) hingga pagi ini terlalu banyak,” katanya.
Editor : Odi Siregar
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
