MEDAN, iNewsMedan.id - Atmosfer panas bakal tersaji di Stadion Utama Sumatera Utara saat PSMS Medan menjamu Persiraja Banda Aceh pada lanjutan Pegadaian Championship 2026-2027, Sabtu (7/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertemuan dua raksasa sepak bola Sumatra ini sarat akan gengsi. Bertajuk Derby Barat Sumatera, duel klasik tersebut bukan sekadar perebutan tiga angka, melainkan ajang taruhan harga diri bagi pendukung kedua kesebelasan.
Bagi Ayam Kinantan—julukan PSMS—laga ini krusial untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen Grup A. Kendati demikian, sang tamu asal Serambi Mekkah datang dengan suntikan motivasi berlipat usai melakukan pergantian nakhoda.
Menanggapi situasi ini, juru taktik PSMS, Eko Purdjianto, sama sekali tidak ingin jemawa. Walau jarak di tangga klasemen cukup jauh, ia secara tegas memperingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Laskar Rencong.
Eko mengungkapkan seluruh pemain memiliki kesiapan untuk menghadapi pertandingan tersebut.
"Semua pemain siap menghadapi Persiraja besok malam. Kita tahu Persiraja berada di peringkat bawah kita, tetapi mereka tetap tim yang bagus. Kita harus tetap waspada menghadapi pertandingan besok malam di kandang kita, di Stadion Utama Sumatera Utara," kata Eko dalam konferensi pers, Jumat (6/11/2026) pagi.
PSMS saat ini menempati posisi runner-up klasemen sementara Grup A dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, Persiraja berada di peringkat ketujuh dengan sembilan poin.
Kendati memiliki keunggulan delapan poin, Eko melihat Persiraja bukan lawan yang bisa dihadapi dengan pendekatan biasa. Terlebih, perubahan di kursi kepelatihan dari Jaya Hartono ke M. Ridwan turut memberikan warna baru terhadap permainan tim asal Aceh tersebut.
"Persiraja sedang dalam tren positif setelah pergantian pelatih. Makanya, kita tetap fokus dan mewaspadai kekuatan Persiraja, terutama pemain asingnya yang sangat bagus," ujarnya.
Eko mengaku sudah mengantongi gambaran permainan calon lawannya. Sejumlah pertandingan Persiraja telah dianalisis untuk membantu tim pelatih menentukan pendekatan yang tepat.
"Kita sudah menganalisis beberapa pertandingan Persiraja. Namun, kita tetap fokus kepada tim sendiri. Yang pasti, besok pertandingan akan seru dan semoga hasilnya positif buat kita," tuturnya.
Selain kekuatan lawan, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian Eko. PSMS baru saja menjalani pertandingan I.League Cup 2026/2027 melawan Persija Jakarta pada Selasa (3/11/2026), yang berakhir imbang 1-1.
Dengan jarak pertandingan yang relatif berdekatan, rotasi menjadi salah satu opsi untuk menjaga kebugaran skuad.
"Kita melakukan rotasi, termasuk kemarin di I.League Cup. Untuk pertandingan besok malam juga akan ada rotasi. Semoga pemain dalam kondisi siap dan tidak ada yang cedera," ungkapnya.
Meski demikian, Eko belum memastikan komposisi pemain yang akan diturunkan sejak menit pertama. Ia masih akan melihat perkembangan kondisi terakhir para pemain sebelum menentukan susunan terbaik.
"Kita lihat perkembangan pemain. Mudah-mudahan semuanya siap sehingga kita bisa tampil maksimal," tambahnya.
Gelandang muda PSMS, Pramoedya Putra Suhardi, yang mendampingi Eko dalam konferensi pers, turut memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan penting tersebut.
Ia tidak menampik jadwal pertandingan yang cukup padat menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu tidak mengurangi kesiapan para pemain untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukung sendiri.
"Tentunya pemain juga sudah siap. Walaupun kemarin, Selasa (3/11/2026), kita habis bermain di I.League Cup, untuk pertandingan besok malam tentunya kami siap," ujar Pramoedya.
Potensi panasnya pertandingan juga tidak terlepas dari catatan pertemuan kedua kesebelasan. Berdasarkan statistik I.League, dalam lima pertemuan terakhir, PSMS dan Persiraja sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang 1-1 pada Mei 2026.
PSMS juga memiliki catatan kekalahan ketika menjamu Persiraja pada Desember 2024. Saat itu, Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan Laskar Rencong dengan skor 1-2.
Catatan tersebut menjadi pengingat bahwa Persiraja memiliki kemampuan untuk menyulitkan PSMS, termasuk ketika bermain di Medan. Di sisi lain yang patut jadi catatan bagi tim lawan selama ditukangi Eko, PSMS Medan belum pernah merasakan kekalahan di kandang, plus musim ini mengoleksi tiga kemenangan beruntun.
PSMS punya kesempatan untuk mempertahankan dominasi kandang sekaligus menjaga persaingan di jalur promosi. Sebaliknya, Persiraja tentu tidak ingin pulang dengan tangan kosong dari Sumatera Utara.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
