MEDAN, iNewsMedan.id — Dalam sebuah hadis shahih yang bersumber dari Ummul Mukminin Aisyah, Abdullah bin Mas'ud, serta Abu Umamah Al-Bahiliy radhiyallahu 'anhum, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) menyampaikan pesan mendalam mengenai empat perkara besar kehidupan. Pesan bernilai tinggi tersebut diriwayatkan dalam Kitab Shahihul Jami’ nomor 3021.
Pada pembuka sabdanya, Rasulullah SAW bahkan sampai menegaskan tiga perkara pertama dengan kalimat sumpah. Beliau menyampaikan bahwa Allah 'Azza wa Jalla tidak akan pernah menyamakan kedudukan orang yang memiliki peran serta bagian penting dalam Islam dengan mereka yang tidak memilikinya sama sekali. Adapun pilar utama yang menjadi bagian paling penting dalam agama Islam tersebut meliputi ibadah shalat, puasa, serta penunaian zakat.
Lebih lanjut, Beliau SAW menjelaskan jaminan keadilan ilahi bagi hamba-Nya. Seorang hamba yang tidak mendapatkan pembelaan atau pertolongan saat dizalimi selama hidup di dunia, dipastikan tidak akan diserahkan kepada siapa pun selain Allah sendiri yang akan membela dan membalas keadilannya kelak di hari kiamat.
Prinsip ketiga yang ditekankan oleh Rasulullah SAW adalah mengenai ikatan kasih sayang dan cermin ketaatan hamba. Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum selama hidup di dunia, melainkan Allah 'Azza wa Jalla akan membangkitkan dan mengumpulkannya bersama kaum yang dicintainya tersebut pada hari pembalasan kelak.
Melengkapi tiga perkara bersumpah tersebut, Rasulullah SAW kemudian menambahkan perkara keempat yang Beliau harapkan tidak mendatangkan dosa jika turut diikrarkan. Beliau menegaskan keutamaan kasih sayang Allah, di mana tidaklah Allah 'Azza wa Jalla menutupi cela atau aib seorang hamba sewaktu di dunia, melainkan Dia juga akan menjaga dan menutupi rapat-rapat aib hamba tersebut pada hari kiamat.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
