MEDAN, iNewsMedan.id- Shalat dalam Islam adalah tiang agama dan ibadah yang pertama kali akan dihisab pada Hari Kiamat. Namun, tidak semua shalat yang dikerjakan otomatis diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad memberikan peringatan yang sangat keras tentang hal ini.
Allah 'Azza wa Jalla berfirman:
فَوَيۡلٌ لِّلۡمُصَلِّيْنَ، ٱلَّذِيْنَ هُمۡ عَنْ صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ
"Maka celakalah orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya."
(QS. Al-Ma'un [107]: 4–5)
Rasulullah juga bersabda:
"Sungguh ada orang yang shalat selama 60 tahun, tetapi tidak ada satu pun shalatnya yang diterima. Bisa jadi karena ia telah menyempurnakan rukunya, tetapi tidak menyempurnakan sujudnya. Atau bisa jadi ia telah menyempurnakan sujudnya, tetapi tidak menyempurnakan rukunya."
(HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf I/288 dari Abu Hurairah. Lihat Shahihut Targhib no. 259 dan Ash-Shahihah no. 2535)
Editor : Ismail
Artikel Terkait
