Temuan Bakteri pada Sampel Makanan
Persoalan keamanan pangan juga menjadi sorotan setelah hasil pemeriksaan laboratorium menemukan sejumlah bakteri pada sampel makanan dan muntahan korban.
Kepala KPPG Medan yang membawahi Sumatera Utara dan Aceh, Donal Simanjuntak, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap aspek kimia dan mikrobiologi.
Untuk pemeriksaan kimia, hasilnya negatif. Tidak ditemukan formalin, boraks, arsen, sianida maupun nitrit dalam sejumlah sampel makanan yang diperiksa.
Namun, pemeriksaan mikrobiologi menunjukkan hasil berbeda.
Pada sampel nasi putih ditemukan bakteri Bacillus cereus. Bakteri Staphylococcus aureus ditemukan pada ikan dencis dan sampel muntahan. Sementara pada sampel buah melon ditemukan E. coli.
Pemeriksaan mikrobiologi tersebut dilakukan pada 16 Agustus 2026 dengan menggunakan sampel makanan sisa dan muntahan.
Dinas Kesehatan Sumut melalui Andi Kusmawan membenarkan adanya temuan bakteri tersebut. Meski demikian, tidak semua sampel yang diperiksa menunjukkan adanya bakteri penyebab gangguan kesehatan.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
