MEDAN, iNewsMedan.id - Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan RI, melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbagut, menggelar pelatihan kewirausahaan dan peningkatan keterampilan bagi pekerja, Kamis (8/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 45 peserta ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan (PEKA). Program tersebut menyasar para pekerja yang terdampak penutupan usaha atau pemutusan hubungan kerja (PHK), sekaligus memberikan edukasi mengenai pemanfaatan dana santunan agar digunakan secara produktif.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker RI, Dr. Indah Anggoro Putri, M.Bus. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan bentuk kepedulian Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memitigasi dampak risiko kerja yang dialami oleh para pekerja.
"Kami berupaya melibatkan berbagai pihak agar Bapak dan Ibu dapat kembali bekerja atau beralih menjadi pengusaha. Jika tidak memiliki pengalaman, kami sediakan pelatihan di sini. Manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan yang diterima sebaiknya digunakan secara produktif untuk terus memutar roda perekonomian keluarga," ujar Indah Anggoro Putri, Kamis (9/7/2026).
Dalam rangkaian acara tersebut, diserahkan pula santunan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta beasiswa pendidikan kepada para penerima manfaat.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
