Ini Tiga Komoditas Sebabkan Inflasi di Sumut, Emas Jadi Pemicu Utama

Isnaini Kharisma
Ilustrasi Emas Batangan. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Laju tekanan harga atau inflasi di Sumatera Utara pada Juni 2026 mencapai 4,79 persen secara year on year. Angka itu justru lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,25 persen. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Asim Saputra mengatakan, inflasi disebakan karena meningkatnya harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat sepanjang Juni 2026. 

"Kenaikan harga terjadi hampir di seluruh kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan inflasi mencapai 7,57 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,55 persen, transportasi 4,75 persen, pendidikan 3,45 persen, serta penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 3,59 persen," katanya, Kamis (2/7/2026).

Bahkan, sejumlah komoditas strategis menjadi pendorong utama inflasi tahunan di Sumatera Utara. Emas perhiasan memberikan andil terbesar sebesar 0,53 persen, diikuti cabai merah 0,41 persen, bensin 0,18 persen, beras dan cabai rawit masing-masing 0,17 persen.

Selain itu, kenaikan harga ikan tongkol, tomat, minyak goreng, angkutan udara, ikan dencis, ikan kembung, biaya pendidikan perguruan tinggi, daging ayam ras, telepon seluler hingga telur ayam ras turut menyumbang tekanan inflasi selama periode tersebut.

"Untuk kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil inflasi terbesar yakni 2,70 persen terhadap inflasi tahunan Sumatera Utara. Ini menunjukkan pergerakan harga pangan masih menjadi faktor dominan dalam pembentukan inflasi daerah," jelasnya.

Editor : Ismail

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network