Rangkaian festival sendiri telah dimulai sejak 28 Mei melalui kegiatan Medan Drums Day. Acara ini menghadirkan workshop dan sesi jamming yang mempertemukan para drummer serta pegiat musik dari berbagai komunitas. Penampilan drummer profesional asal Medan, Dolly Tambun, menjadi salah satu daya tarik yang menyedot perhatian pengunjung.
Memasuki hari terakhir pada 31 Mei, antusiasme masyarakat semakin terasa. Selain pengumuman pemenang kompetisi band, pengunjung juga disuguhkan berbagai penampilan spesial mulai dari pertunjukan Komunal Primitif Percussion, DJ Performance oleh DJ Febi, hingga penampilan grup musik indie asal Bandung, Mocca.
Festival yang digelar di Delipark Medan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap musik dan industri kreatif. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi lahirnya talenta-talenta baru yang berpotensi berkembang di dunia musik.
Marcomm Manager Delipark Medan, Gumi, mengatakan pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka di bidang musik.
"Kami berharap Summer Music Fest dapat menjadi ruang bagi generasi muda Kota Medan untuk menunjukkan potensi musik terbaik mereka. Kreativitas anak muda perlu mendapat dukungan agar terus berkembang," ujarnya.
Melalui kombinasi kompetisi, edukasi, dan hiburan, Summer Music Fest 2026 tidak hanya menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan semangat generasi muda Medan dalam berkarya dan berekspresi melalui musik.
Editor : Chris
Artikel Terkait
