Senada dengan hal itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana, menyebutkan bahwa digitalisasi bansos akan memperkuat akurasi data sekaligus memperluas akses layanan kepada masyarakat.
Ia menambahkan, aplikasi portal yang digunakan nantinya akan mempermudah proses registrasi dan verifikasi, serta memastikan data penerima manfaat selalu diperbarui.
"Kami berharap digitalisasi ini membuat penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran, akuntabel, dan inklusif," pungkasnya.
Editor : Jafar Sembiring
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
