Asim menambahkan, untuk kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil 1,29 persen. Bahkan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang 0,67 persen.
"Apabila dibandingkan tahun sebelumnya, inflasi April 2026 justru lebih rendah dibandingkan April 2024 yang sebesar 3,96 persen, namun justru lebih tinggi dibandingkan April 2025 sebesar 2,09 persen,” pungkasnya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
