Selama 12 tahun menjadi anggota DPR RI, Sofyan Tan menyebut dirinya konsisten memperjuangkan program pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program seperti beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, hingga revitalisasi gedung sekolah.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dapat membuka peluang masa depan lebih baik bagi anak-anak dari keluarga sederhana.
“Kalau anak-anak bisa sekolah dengan baik, mereka punya kesempatan memperbaiki kehidupan keluarga mereka,” sebutnya.
Dalam sesi pembagian sembako di Jalan Karya Lestari, Medan Polonia, suasana haru sempat terlihat ketika seorang nenek penerima bantuan menitikkan air mata usai menerima paket sembako dari Sofyan Tan.
Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku terharu karena setiap tahun Sofyan Tan selalu datang mengunjungi kawasan tempat tinggalnya dan tidak melupakan warga yang hidup dengan keterbatasan.
“Beliau selalu datang setiap tahun ke sini. Kami merasa tidak dilupakan,” ujar nenek tersebut lirih.
Bagi Sofyan Tan, momen pertemuan langsung dengan warga seperti inilah yang menjadi pengingat bahwa perjuangan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kecil harus terus dilakukan.
Ia berharap, bantuan sembako yang dibagikan menjelang Idul Fitri dapat sedikit meringankan kebutuhan warga, sembari terus menanamkan kesadaran bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
