Parah! 26 Sekolah Masih Pakai Tenda Darurat, Kadis Pendidikan Se-Sumut Malah Mangkir Rapat dengan DPR
MEDAN, iNewsMedan.id – Rombongan Komisi X DPR RI meluapkan kekecewaan saat Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumayera Utara, Jalan Bunga Raya, Medan, Selasa (24/2).
Pasalnya, tidak satu pun kepala dinas (kadis) pendidikan di Provinsi Sumatera Utara hadir dalam rapat yang secara khusus membahas penanganan tindaklanjut paska bencana banjir di sektor pendidikan.
Ketua Tim Kunker Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, menilai ketidakhadiran para kadis tersebut sebagai bentuk ketidakseriusan dalam menangani persoalan pendidikan di tengah bencana.
“Ini bukan kunker ecek-ecek. Ini kunjungan kerja sangat serius. Kami lihat kadis pendidikannya tidak ada yang hadir. Kalau kadis tidak hadir berarti tidak peduli,” tegas Sofyan Tan di hadapan peserta rapat.
Kunjungan kerja tersebut diikuti sejumlah anggota Komisi X DPR RI, antara lain Deni Cagur Wahyudi (Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jabar II), Ali Zamroni (Fraksi Gerindra), M. Hilman Mufidi (PKB), Hj Ledia Hanifa (PKS, Jabar I), Muslimin Bando (PAN, Sulsel III), serta Sabam Sinaga (Demokrat, Dapil Sumut II).
Sofyan Tan juga menyoroti persoalan perbedaan data antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menurutnya, perbedaan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan dalam penetapan kebijakan.
“Ini masalah serius. Kami dapati data BPS dengan Kemendikdasmen berbeda. Sementara yang akan dipakai untuk kebijakan adalah data tunggal kebencanaan dari BPS,” ungkap politisi PDI Perjuangan Dapil Sumut 1 itu.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
