Mahasiswa Unimed Ciptakan IQRO Elektronik, Perluas Kolaborasi Nasional hingga Internasional

Isnaini Kharisma
Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang tergabung dalam tim Iqronic menunjukkan perangkat IQRO Elektronik Berbasis Taktil Elastomer saat sosialisasi program literasi Al-Qur'an Braille. Foto: Istimewa

Dia menjelaskan, langkah strategis lainnya dilakukan melalui partisipasi dalam The 9th International Conference on Zakat yang diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 9–11 Desember 2025 lalu. Dalam forum tersebut, tim Iqronic mempresentasikan model pengembangan IQRO Elektronik sebagai inovasi sosial berbasis teknologi yang mendukung inklusivitas pendidikan dan pemberdayaan disabilitas dalam perspektif filantropi Islam.

"Tidak berhenti di tingkat nasional, tim juga menggelar International Sharing Session bersama mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, pada 1 Maret 2026 secara daring. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pertukaran gagasan terkait pengembangan media pembelajaran Al-Qur’an yang aksesibel serta peluang implementasi di komunitas disabilitas netra secara global," jelasnya.

Dia menuturkan, untuk perangkat ini memadukan huruf Braille dengan tombol taktil elastomer yang dilengkapi audio pelafalan saat ditekan, sehingga memungkinkan pengguna memastikan ketepatan bacaan secara langsung.

Pengembangan IQRO Elektronik merupakan bagian dari program Innovillage, kompetisi sosial-preneurship berbasis teknologi digital yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia dan Telkom University. Program tersebut mendorong mahasiswa menghadirkan inovasi sosial berdampak jangka panjang yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Iqronic dirancang bukan sekadar sebagai produk inovasi, melainkan sebagai gerakan literasi Al-Qur’an Braille yang berkelanjutan. 

"Kami ingin model ini dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia dan berkembang melalui kolaborasi internasional. Dengan perluasan jejaring nasional dan internasional tersebut, IQRO Elektronik diharapkan dapat diproyeksikan sebagai model pembelajaran Al-Qur’an Braille berbasis teknologi sosial yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas netra di Indonesia," pungkas Aldino.

Editor : Jafar Sembiring

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network