TAPANULI TENGAH, iNewsMedan.id - Di tengah situasi sulit pascabencana, SMK Negeri 1 Badiri di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) justru menjadi sasaran aksi pencurian dengan pemberatan. Sejumlah aset vital sekolah raib digondol pencuri dengan total kerugian materil diperkirakan mencapai Rp436.015.000.
Aksi kriminal ini pertama kali teridentifikasi pada Jumat (20/2/2026). Saat itu, pihak sekolah tengah memeriksa kondisi bangunan setelah sebelumnya diterjang banjir. Kepala Sekolah SMKN 1 Badiri, Kardi Simanjuntak, mendapati pintu besi teralis di ruang praktik siswa telah rusak akibat dibongkar paksa.
Pelaku menyisir berbagai ruangan penting, mulai dari ruang administrasi hingga ruang praktik program studi Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Tata Busana.
Berdasarkan pendataan pihak sekolah, berikut adalah daftar barang yang berhasil dibawa kabur pelaku:
- 35 unit Laptop dan Chromebook (merek HP dan Asus).
- 21 unit Tablet Vava.
- 9 unit Mesin jahit industri merek Typical.
- 4 unit AC dan 1 unit Genset rakitan.
- 6 unit Infocus serta beberapa perangkat pemindai (scanner).
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
