Dia menuturkan, untuk kinerja Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada tahun 2025, nilai indegs 308,607 (naik 43 persen yoy), jumlah saham 631 (naik 2 persen yoy) dan kapitalisasi pasar Rp8.972 triliun (naik 31 persen yoy).
Pesatnya perkembangan PMS tanah air sehingga Bursa Efek Indonesia meraih Global Islamic Finance Award (GIFA) Championship Award for Islamic Capital Market 2025.
“Penghargaan pertama yang diterima IDX, melanjutkan pencapaian sebagai The Best Islamic Capital Market selama empat tahun berturut-turut (2019–2022),” ujar Irwan.
Lebih lanjut, pada tahun 2025, BEI juga meluncurkan Indeks Saham Syariah Baru "S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend” (November 2025). Peluncuran Efek Beragun Aset Syariah (KIK-EBA Syariah) Pertama (November 2025) hingga Penerbitan Orange Sukuk pertama di dunia (Juli 2025).
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dank fatwa baru yakni 1. Penerbitan POJK No. 8 Tahun 2025 Tentang. Penerbitan Daftar Efek Syariah Dan Daftar Efek Syariah Luar. Negeri
(April 2025). 2. Penerbitan Fatwa No. 163 Tentang ETF Emas (April 2025).
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
