MEDAN, iNewsMedan.id- Sampah rumah tangga yang selama ini dianggap tak bernilai, justru didorong menjadi solusi energi alternatif.
Gagasan itu mengemuka dalam Pelatihan Pembuatan Biogas dari Sampah Makanan Skala Rumah Tangga yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP, Sofyan Tan, di Kota Medan, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak melihat langsung bahwa sisa makanan, daun, dan limbah dapur bukan sekadar sampah, melainkan bahan baku energi yang bisa diolah menjadi gas untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Sofyan Tan dalam sambutannya menekankan, pelatihan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga menjawab ancaman krisis energi yang kian nyata.
“Selama ini kita buang sampah begitu saja. Padahal, kalau diolah dengan baik, itu bisa jadi gas. Artinya, dari dapur kita sendiri, kita bisa punya sumber energi,” ujarnya.
Dia menyebut, ketergantungan Indonesia terhadap energi impor menjadi alarm serius. Karena itu, pemanfaatan energi alternatif berbasis rumah tangga dinilai sebagai langkah strategis yang bisa dimulai dari hal sederhana.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
