Fasilitas BioCNG Ketiga SIPEF Dibangun di Simalungun, Limbah Sawit Jadi Energi
Fasilitas BioCNG® Bukit Maradja dirancang menghasilkan pasokan sekitar 99.997 MMBTU per tahun. Produksi tersebut diperkirakan mampu mengurangi emisi hingga 49.199 ton setara karbon dioksida (CO₂e) setiap tahunnya. BioCNG® yang dihasilkan nantinya akan dipasok kepada Unilever Oleochemical Indonesia sebagai calon pembeli (offtaker). Pasokan energi rendah karbon ini akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya dekarbonisasi kegiatan industri.
Direktur Unilever Oleochemical Indonesia Yashar Davoodi menilai komitmen terhadap keberlanjutan tidak cukup hanya disampaikan sebagai target perusahaan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan kemitraan yang memberikan dampak langsung terhadap lingkungan.
Selain itu, melalui kemitraan dengan KIS Group, Unilever mulai memanfaatkan BioCNG sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil. Yashar menegaskan, dirinya memiliki komitmen untuk mengarahkan operasional perusahaan menuju target net zero emission. Menurutnya, kerja sama dengan SIPEF dan KIS menjadi salah satu langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut.
"Secara pribadi, saya memiliki komitmen untuk membawa operasional dan perusahaan yang saya pimpin menuju target net zero emission. Kemitraan ini akan membantu kami mewujudkan target tersebut sebagai sebuah entitas bisnis," katanya.
Ia juga menekankan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak harus menunggu terbentuknya kebijakan pemerintah atau kerangka kerja besar. Dunia usaha dapat memulai perubahan melalui langkah nyata sesuai kemampuan dan bidang masing-masing. Lebih lanjut, Yashar berharap pemanfaatan teknologi BioCNG dapat diperluas ke industri kelapa sawit di berbagai daerah di Indonesia.
"Saya berharap suatu hari nanti seluruh 2.700 pabrik kelapa sawit di Indonesia telah menjadi pabrik Bio-CNG," harapnya.
Yashar berharap pembangunan fasilitas BioCNG® Bukit Maradja dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja. Ia menyatakan Unilever telah menantikan pasokan BioCNG tersebut untuk dimanfaatkan di fasilitas produksinya di Sei Mangkei.
Editor: Ismail