Bikin Rendang Kerang Awet, Cara USU Sulap UMKM Batu Bara Naik Kelas
Penerapan Teknologi Modern dan Alih Iptek
Program pengabdian USU dirancang untuk mempercepat adopsi teknologi pada rantai produksi dan pengemasan. Fokus utamanya adalah penerapan teknologi pengalengan untuk meningkatkan efisiensi, standar higienis, serta daya simpan produk agar lebih tahan lama.
Kegiatan diawali dengan identifikasi masalah, dilanjutkan pelatihan operasional mesin, manajemen produksi, serta pendampingan intensif. Untuk mendukung hal tersebut, tim USU menyalurkan sejumlah perlengkapan modern seperti can seamer (mesin penutup kaleng), mesin sterilisasi mini retort, vacuum sealer, dan alat pendukung produksi lainnya.
"Di zaman serba digital saat ini, UMKM harus lebih berinovasi dalam pengelolaan maupun strategi penjualan. KPPI harus menangkap peluang positif ini agar produk unggulannya, rendang kerang menterang, tidak hanya menjadi olahan lokal tetapi mampu bersaing di tingkat nasional hingga mancanegara," ujar Ketua Tim Pengabdian, Franklin Asido Rossevelt, S.AP., M.K.P., Kamis (15/10/2026).
Pemasaran Digital dan Identitas Produk
Tidak hanya pembenahan di lini produksi, digital marketing menjadi pilar penting dalam program ini. Strategi yang diterapkan meliputi pembuatan toko daring di platform e-commerce serta optimalisasi media sosial.
Transformasi ini didukung dengan penguatan identitas produk melalui desain kemasan (branding) yang lebih menarik dan informatif, penataan strategi harga, serta promosi yang terarah. Dengan begitu, pemasaran produk tidak lagi bergantung pada pasar lokal atau sistem pre-order, melainkan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas secara berkelanjutan.
Editor: Jafar Sembiring