Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BREAKING NEWS: Bareskrim Polri Gelar Penggerebekan Kampung Narkoba Serentak se-Indonesia!
Advertisement . Scroll to see content

Gerebek Sarang Narkoba: Bareskrim Polri Cokok 24 Orang di Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:39 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Gerebek Sarang Narkoba: Bareskrim Polri Cokok 24 Orang di Kampung Ambon dan Kampung Boncos
Bareskrim Polri menggerebek kampung narkoba di Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur (dok. istimewa)

JAKARTA, iNewsMedan.id - Aparat penegak hukum kembali melancarkan pukulan telak terhadap jaringan peredaran barang haram di ibu kota. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sukses meringkus sebanyak 24 orang dalam operasi penggerebekan serentak yang menyasar dua kawasan rawan narkotika di Jakarta Barat, yakni Kampung Ambon dan Kampung Boncos.

Operasi penindakan berskala besar tersebut menyasar berbagai titik yang disinyalir menjadi sarang transaksi dan penyalahgunaan narkoba, mulai dari rumah-rumah kontrakan hingga lapak liar di kampung narkoba yang sengaja didirikan para pelaku.

“Aparat gabungan menangkap 24 orang yang diduga terkait dengan peredaran di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat. Mereka ditangkap saat aparat melakukan penggerebekan hari ini," ungkap Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian Siagian, pada Sabtu (10/10/2026).

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, merinci bahwa dari total 24 orang yang berhasil diamankan di lokasi, sebanyak 8 orang diringkus di kawasan Kampung Boncos, sementara 16 orang lainnya diciduk dari wilayah Kampung Ambon.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di sejumlah kamar kos dan lapak tertutup, petugas kepolisian menemukan berbagai barang bukti operasional peredaran narkotika.

"Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak ya, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya," jelas Bismo.

Seluruh pelaku yang terjaring razia langsung digelandang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif. Selain mendalami peran masing-masing pelaku dalam sindikat peredaran, penyidik juga memberlakukan tes urine guna memastikan keterlibatan mereka sebagai pemakai narkotika.

Di sisi lain, kepolisian menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di kawasan tersebut tidak akan hanya berhenti pada penindakan hukum represif semata. Aparat penegak hukum turut menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Tenaga Kerja untuk merumuskan langkah-langkah preventif, termasuk memberikan program pelatihan dan dukungan ketenagakerjaan bagi masyarakat sekitar demi memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba secara berkelanjutan.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut