Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengejutkan! Rasulullah Sebut Ada Orang Shalat 60 Tahun Namun Tidak Diterima
Advertisement . Scroll to see content

Mengapa Allah Menciptakan Rasa Lupa?

Rabu, 16 September 2026 | 14:07 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Mengapa Allah Menciptakan Rasa Lupa?
Lupa mengajarkan kerendahan hati bahwa kesempurnaan hanya milik Allah semata. Foto: Okezon

2. Jembatan untuk Memaafkan dan Menyembuhkan Dendam

Sebagai tempatnya salah dan khilaf, interaksi sesama manusia tidak pernah lepas dari perkataan yang menyinggung, janji yang terabaikan, atau harapan yang terhempas. Dalam sebuah hadis riwayat Abu Dawud, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam (SAW) bersabda:

«تَعَافُّوا الْحُدُودَ فِيمَا بَيْنَكُمْ»

“Saling memaafkanlah di antara kamu.”

Keikhlasan untuk memaafkan mustahil terwujud tanpa bantuan rasa lupa. Lupa mengikis ketajaman rasa sakit, tumpulnya ingatan atas kesalahan orang lain membuat ruang maap menjadi lebih lapang. Tanpa rasa lupa, luka akan terus terasa segar, ikatan persaudaraan mudah hancur, dan manusia akan terjebak dalam dendam seumur hidup.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut