get app
inews
Aa Text
Read Next : Kabur dari Kejaran Polisi, Kaki Residivis Curanmor di Medan Ditembus Timah Panas

Bertahan dalam Sakit, Pengorbanan Tengku Zamansyah Menjadi Badut Demi Pendidikan Anak

Sabtu, 05 September 2026 | 14:18 WIB
header img
Tengku Rabiul Zamansyah (57), duduk beristirahat di samping kostum badut yang biasa digunakannya untuk mencari nafkah di jalanan. Foto: Junaidin Zai/iNewsMedan.id

Pendapatannya tak pernah pasti. Terkadang bisa Rp70 ribu dan terkadang Rp80 ribu. Maklum banyak orang yang tidak suka dengan keberadaannya.

"Saya sering diusir, gak boleh masuk ke warkop. Hampir tiap hari ngalamin yang gituan," ucap Zamansyah.

"Saya pulang kalau udah capek. Kalau ada uang naik angkot atau becak. Kalau enggak numpang, kalau enggak ada jalan kaki," sambungnya.

Tak Pernah Memilih Menjadi Badut

Sejak menjadi badut jalanan Zamansyah menyadari betul istri dan kedua anaknya tidak rela, meski mereka tidak pernah langsung melarangnya.

"Sebetulnya mereka pun sedih juga, nengok saya kayak gini. Tapi kayak mana, yang sejengkal ini kan mau diisi juga. Ya jalanin aja," kata Zamansyah.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut