Bertahan dalam Sakit, Pengorbanan Tengku Zamansyah Menjadi Badut Demi Pendidikan Anak
MEDAN, iNewsMedan.id - Tengku Rabiul Zamansyah masih menjadi kuli bangunan pada tahun 2023 lalu, Namun ketika ia sedang bekerja di salah satu kampus ternama di Kota Medan, nahas menimpanya. Zamansyah terjatuh dari ketinggian sekitar delapan meter.
Kurang lebih delapan bulan Zamansyah tidak bekerja. Pinggangnya sakit betul kala itu. Bergerak sedikit saja rasa ngilu datang. Tak tertahankan. Ketika membuka mulut, bagian rahang akan terasa sakit. Bahkan jangkauan penglihatannya pun turut berkurang.
Zamansyah sempat dirawat di rumah sakit, akan tetapi uang tabungan serta pemberian dari pemborong tidak cukup. Tak benar-benar pulih, Zamansyah dirawat oleh istrinya, Sariani br Rangkuti (55).
Istri tercintanya itu, katanya, sudah lama menderita gula, darah tinggi, dan sakit jantung. Satu hal yang paling ia sesali adalah membuat susah ibu dari dua orang anaknya itu.
Pada hari-hari berikutnya Zamansyah mulai mampu bergerak, meski secara perlahan. Dengan gerak terbatas dan pinggangnya yang masih nyeri, ia memutuskan untuk menjadi penarik becak mesin.
Editor : Jafar Sembiring