get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Ayam Semakin Melambung di Sumut, KPPU Selidiki Rantai Pasok hingga MBG

Harga Ayam Naik, Inflasi Sumut Tembus 3,19 Persen

Rabu, 02 September 2026 | 08:48 WIB
header img
Harga Ayam Naik, Inflasi Sumut Tembus 3,19 Persen/ist

Sejumlah komoditas pangan menjadi pemicunya, antara lain daging ayam ras, ikan segar, minyak goreng, beras, cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.

"Daging ayam ras menjadi salah satu komoditas yang paling menonjol dalam tekanan inflasi," kata Asim.

Selain pangan, kelompok transportasi juga mencatat inflasi cukup tinggi, yakni 4,79 persen dengan andil 0,58 persen terhadap inflasi tahunan.

Tekanan lebih besar tercatat pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi 9,25 persen. Kelompok ini memberikan andil 0,63 persen terhadap inflasi tahunan.

Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mengalami inflasi 2,67 persen dengan andil 0,27 persen.

Meski harga sejumlah kebutuhan naik, beberapa komoditas justru menahan laju inflasi. BPS mencatat bawang merah, telur ayam ras, tomat, kelapa, tarif jalan tol, dan uang sekolah SMA sebagai beberapa komoditas yang memberikan tekanan negatif terhadap inflasi tahunan.

Pada Agustus, daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, beras, kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, semangka, dan emas perhiasan menjadi komoditas yang mendorong inflasi bulanan.

Sebaliknya, bawang merah, tomat, bawang putih, minyak goreng, bayam, tarif angkutan udara, dan bensin ikut menahan kenaikan harga.

Untuk inflasi inti, BPS mencatat Sumut berada di level 2,92 persen secara tahunan pada Agustus 2026. Secara bulanan, inflasi inti tercatat 0,21 persen dan secara kumulatif sejak awal tahun mencapai 1,97 persen.

BPS memastikan perkembangan harga, terutama komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan harga konsumen, akan terus dipantau.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut