get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Komoditas Naik, Penyebab Inflasi Sumut April 2026 Capai 2,92 Persen

Harga Tomat dan Cabai Menggila, Inflasi Sumut Tembus 4,35 Persen

Kamis, 04 Juni 2026 | 16:03 WIB
header img
Harga Tomat dan Cabai Menggila, Inflasi Sumut Tembus 4,35 Persen. Foto: Kharisma/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id - Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai dan tomat menjadi penyebab utama pendorong inflasi di Sumatera Utara (Sumut). Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Mei 2026 mencapai 4,35 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 1,11 persen. 

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra mengatakan,  Indeks Harga Konsumen (IHK) Sumut naik dari 108,29 pada Mei 2025 menjadi 113,00 pada Mei 2026. Selain inflasi tahunan, Sumut juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,89 persen dan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 0,67 persen.

"Untuk inflasi tahunan ini terjadi disebabkan kenaikan harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran masyarakat. Di antaranya kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan inflasi mencapai 7,11 persen," kata Asim Saputra dalam laporan resmi BPS Sumut, Kamis (4/6/2026).

Dia menjelaskan, dari sebelas kelompok pengeluaran yang dipantau, seluruhnya mengalami kenaikan harga. Tak hanya kelompok makanan, inflasi tinggi juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,73 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,49 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 3,22 persen.

Selain itu, BPS juga mencatat sejumlah komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi tahunan di Sumut. Emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,57 persen, disusul tomat sebesar 0,29 persen, beras 0,24 persen, cabai merah 0,18 persen, serta berbagai jenis ikan konsumsi seperti ikan dencis, ikan kembung, dan ikan tongkol.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut