get app
inews
Aa Text
Read Next : Pembakar Rumah Hakim PN Medan Diganjar 6 Tahun Penjara

Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Getaran Terasa hingga Medan dan Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:57 WIB
header img
Ilustrasi, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 dengan kedalaman 163 kilometer mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8/2026). (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNewsMedan.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Simalungun dan sekitarnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 17:54:52 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Berdasarkan pemutakhiran data BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 2,97° LU dan 98,95° BT dengan kedalaman 163 kilometer. Pusat gempa terpantau berada di titik 20 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Dr. Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa kedalaman menengah gempa ini membuat getarannya dirasakan cukup luas hingga ke wilayah Aceh dengan intensitas yang beragam:

- Skala IV MMI: Dirasakan di Sibolga dan Aceh Selatan, yang ditandai dengan getaran nyata bagi banyak orang di dalam rumah serta beberapa orang di luar rumah, hingga menyebabkan gerabah pecah dan pintu atau jendela berderit.

- Skala III MMI: Dirasakan nyata di dalam rumah di wilayah Aceh Barat, Banda Aceh, Medan, dan Deli Serdang, dengan sensasi getaran menyerupai sebuah truk yang sedang melintas.

- Skala II–III MMI: Dirasakan oleh warga di Nias Selatan, Gunung Sitoli, dan Nias.

Sampai laporan ini diturunkan, pihak berwenang belum mendapati adanya laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur atau bangunan akibat guncangan tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Dr. Hendro Nugroho meminta warga agar tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya, serta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing secara teliti. 

"Pastikan tidak ada kerusakan struktural yang berpotensi membahayakan keselamatan sebelum memutuskan kembali beraktivitas di dalam rumah," ujarnya.

Masyarakat juga diingatkan agar senantiasa memantau perkembangan informasi mutakhir seputar gempa bumi ini melalui kanal komunikasi resmi yang dikelola langsung oleh BMKG.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut