Temui Lansia Prasejahtera, Anggota DPRD Sumut Sentil Pemerintah: Jangan Cuma Duduk di Belakang Meja
MEDAN, iNewsMedan.id - Ketua DPC PDIP Kota Medan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hasyim melontarkan kritik tajam terhadap kekakuan sistem pendataan bantuan sosial pemerintah. Hal ini disampaikannya usai turun langsung menyambangi kediaman Ani br Sitohang, seorang lansia prasejahtera di Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas pada Jumat (7/8/2026).
Kunjungan mendadak ini dilakukan Hasyim setelah menerima laporan darurat warga melalui kanal Call Centre PDI Perjuangan Kota Medan. Di lokasi, Hasyim mendapati Ani tinggal di rumah yang jauh dari kata layak huni dan tak pernah tersentuh bantuan sosial (bansos) akibat terganjal data administrasi yang menggolongkannya ke dalam kelompok Desil 6.
Tak jauh dari lokasi tersebut, Hasyim bersama rombongan juga meninjau kondisi keponakan Ani, Noel Maranathan Sitohang. Noel tinggal bersama ibu dan dua adiknya dalam kondisi serba terbatas, di mana sang ibu harus banting tulang bekerja sebagai pemulung untuk menyambung hidup.
Melihat fakta lapangan yang kontras dengan data di atas kertas, Hasyim menegaskan agar pemerintah tidak kaku dan berpatokan teliti pada validasi faktual.
"Data itu alat untuk melayani rakyat, bukan untuk menyiksa rakyat! Jangan sampai gara-gara kaku pada angka di atas kertas seperti dikotak-kotakkan dalam Desil 6 warga yang jelas-jelas kelaparan dan tinggal di gubuk reot malah diabaikan negara. Pemerintah harus benar-benar turun ke bawah melakukan validasi ulang data kemiskinan. Jangan hanya duduk manis di belakang meja, pastikan setiap bantuan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar butuh pertolongan," tegas Hasyim.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Bendahara DPC Ust. Fuad Akbar, Wakil Sekretaris Hermanto Sagala, Ketua PAC Medan Amplas Kawar Sembiring, serta Lurah Timbang Deli Vivi Andriani.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, jajaran pengurus PDI Perjuangan Kota Medan menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan tali asih tunai guna meringankan beban harian keluarga Ani dan Noel.
Menerima kunjungan tersebut, Ani br Sitohang tak kuasa menahan haru. "Terima kasih banyak Pak Hasyim dan PDI Perjuangan Kota Medan yang sudah peduli melihat nasib kami. Selama ini kami seperti dilupakan, tidak pernah dapat bantuan apa-apa. Puji Tuhan, hari ini ada bapak yang datang membawa rezeki dan melihat langsung keadaan kami yang sebenarnya," ungkap Ani lirih.
Merespons temuan tersebut, Lurah Timbang Deli, Vivi Andriani, mengapresiasi respons cepat PDI Perjuangan. Pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti temuan ini agar proses verifikasi dan validasi data warga prasejahtera di wilayahnya dapat segera diperbaiki.
Editor : Chris