Tragis! Niat Ditegur Karena Bikin Onar, Karyawan Angkringan di Padangsidimpuan Malah Dibacok
PADANGSIDIMPUAN, iNewsMedan.id - Aksi premanisme dan kekerasan jalanan terjadi di Kota Padangsidimpuan. Sebuah usaha angkringan di Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, diserang secara membabi buta oleh sekelompok pemuda bermotor yang menyebabkan seorang karyawan angkringan mengalami luka bacok serius dan fasilitas usaha rusak parah.
Peristiwa mencekam tersebut bermula ketika tiga pemuda mengendarai sepeda motor mendatangi lokasi dan langsung melontarkan kata-kata kasar serta intimidasi kepada para pekerja. Teguran dari karyawan angkringan justru menyulut emosi para pelaku hingga memicu adu mulut.
Tak lama setelah cekcok tersebut, ketiga pemuda itu kembali dengan membawa massa dalam jumlah yang jauh lebih banyak. Gerombolan ini datang menenteng berbagai jenis senjata tajam dan batu, lalu melancarkan penyerangan secara brutal.
Pemilik angkringan, Mukti Harahap, membenarkan kejadian yang membuat para pengunjung panik dan berhamburan menyelamatkan diri tersebut.
"Mereka langsung melakukan penyerangan. Pekerja saya bernama Reza Azhari menjadi korban pembacokan oleh komplotan pemuda tersebut," ujar Mukti, Selasa (28/7/2026).
akibat sabetan senjata tajam dari para pelaku, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan dan mendapatkan perawatan intensif dengan 25 jahitan.
Editor : Chris