Tangis Ibu Pecah di Depan Polda Sumut, Sebut Laporan KDRT Mandek Hampir 2 Tahun
MEDAN, iNewsMedan.id– Di tengah aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Cerdas (AMC) di depan Mapolda Sumut, Jumat (24/7), tangis seorang ibu menyita perhatian. Sambil menggendong putrinya yang berusia tiga tahun, Lucia Lastiur Br Lumbanraja memohon agar laporannya terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) segera dituntaskan.
Lucia mengaku datang dari Pekanbaru hanya untuk mencari keadilan. Menurutnya, laporan polisi bernomor LP/B/825/VI/2024/SPKT/Polda Sumut hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang berarti dan belum ada penetapan tersangka.
"Sudah mau berjalan tiga tahun laporan saya di Polda Sumut. Saya sudah melapor, tapi tidak ada jawaban sampai sekarang, Bapak Kapolda. Anak saya pun sampai sekarang tidak diakui dan tidak pernah diberi nafkah," ujar Lucia sambil menahan tangis.
Ia mengaku kecewa karena merasa penanganan perkara yang dilaporkannya berjalan lambat.
"Satu inisiatif pun tidak ada dari Bapak Kapolda membantu kasus saya. Lihat kasus saya, Pak, saya sudah ditelantarkan," katanya.
Dengan suara bergetar, Lucia kembali memohon agar perkara tersebut mendapat perhatian.
"Lihat anak saya sudah tiga tahun, tapi kasus saya tidak terungkap. Tolong saya, Bapak Kapolda, dengan kerendahan hati angkat kasus ini," ucapnya.
Editor: Ismail