5 Pesan Wamen Stella Christie untuk Mahasiswa Universitas STB: Berani Gagal hingga Jangan Lupa Asal
MEDAN, iNewsMedan.id- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie membagikan sejumlah tips kepada mahasiswa baru Universitas Satya Terra Bhinneka (STB) agar tidak menyia-nyiakan masa kuliah.
Berbicara saat pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas STB, Selasa (8/9/2026), Stella mengajak mahasiswa memanfaatkan empat tahun masa kuliah untuk belajar, mencoba berbagai pengalaman, dan membangun kemampuan yang akan berguna setelah lulus.
Berbekal pengalaman sekitar 25 tahun berada di lingkungan perguruan tinggi, Stella merangkum sejumlah prinsip yang menurutnya penting dimiliki mahasiswa.
Pertama, jangan setengah-setengah menjalani kuliah.
Stella menyebut masa kuliah merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk mengembangkan diri karena mahasiswa belum dibebani tanggung jawab kehidupan setelah lulus.
“Makna kuliah nomor satu: time to live maximally. Jangan setengah-setengah waktu kuliah, jangan setengah-setengah,” kata Stella.
Ia meminta mahasiswa tidak sengaja memilih mata kuliah atau aktivitas yang paling mudah hanya karena ingin menghindari tugas.
“Kalau ada yang berpikir kuliah itu, ‘Ya sudah kita ambil kelasnya yang paling sedikit saja, untuk yang pekerjaannya paling gampang, yang tugasnya paling sedikit,’ itu kalian tidak akan merasakan maknanya dan kemungkinan kalian akan menyesal,” ujarnya.
Stella juga menyarankan mahasiswa yang memiliki kesempatan untuk mencoba bekerja sambil kuliah, selama mampu mengatur waktu.
Ia menceritakan pengalamannya ketika kuliah di Harvard University. Stella pernah bekerja sebagai pencuci piring, petugas pemasangan perangkat audiovisual hingga petugas kebersihan.
“Malu? Tidak!” tegasnya.
Menurut Stella, pekerjaan tersebut justru menjadi latihan mengelola waktu dan tanggung jawab.
“Akademiknya tetap kencang walaupun kerja. Kalau kalian bisa melakukan itu, kalian akan disukai oleh para pemberi kerja di perusahaan-perusahaan top,” katanya.
Editor: Ismail